Entri Populer

Kamis, 13 Desember 2012

Aceh Selatan Negeri Hijau

                          KISAH ACEH SELATAN


                              Aceh Selatan Negeri Hijau

1.  BENDUNGAN KRUENG SUSOH BLANG

Irigasi Teknis Krueng Baru, Kecamatan Lembah Sabil Kritis dan Bendungan Irigasi Teknis Krueng Susoh (Kuta Tinggi), Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) semakin terancam keselamatannya akibat aktifitas penambangan galin C semakin tidak terkendali. Masalah yang berdampak buruk terhadap nasib ribuan petani itu perlu segera ditertibkan.

Pesona Bendungan Krueng Susoh Blang

Perlu segera dilakukan penertiban aktifitas penambangan galin C sepanjang aliran Krueng Baru atau lokasi perbatasan Kabupaten Adbya dengan Aceh Selatan dan aliran Krueng Susoh, Blangpidie. Aktifitas penambangan galian C tidak terkendali telah mengakibatkan intake (mulut tangkapan air) irigasi teknis Krueng Baru menjadi kritis.
Karena intake menjadi tinggi akibat terjadinya penurunan permukaan air sungai setelah galian C ditambang secara terus-menerus di kawasan tidak berapa jauh dari mulut tangkapan air irigasi yang memasok kebutuhan air untuk ribuan sawah Kecamatan Lembah Sabil dan Kecamatan Manggeng. Bukan hanya itu, aliran Krueng Baru yang memasok kebutuhan air sawah arah Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan juga mengalami nasib yang sama.

Kritisnya mulut tanggapan Irigasi Krueng Baru mengakibatkan pasokan air sawah kawasan Lembah Sabil dan Manggeng berkurang drastis akhir-akhir ini. Padahal, areal sawah yang sedang ditanam padi sangat membutuhkan air. Tidak terkendalinya penambangan galian C kawasan itu juga membahayakan tiang jembatan yang membentang tinggi di atas aliran Krueng Baru.


2.  PANTAI KUALA KATUNG

Pesona Pantai Kuala Katung

Pantai Kuala Katung merupakan objek wisata pantai yang terletak di Desa Ujung Serangga, Kabupaten Aceh Barat Daya. Tempat wisata ini memiliki fasilitas seperti cafe-cafe yang berada disepanjang jalan, juga sangat dekat dengan pelabuhan perahu nelayan untuk menangkap ikan dan pelabuhan bongkar muat barang dari kapal-kapal luar daerah.


3.  KRUENG BABAHROT

Pesona Krueng Babahrot

Krueng Babahrot merupakan sungai indah yang memanjang, yang mengalir dari pegunungan yang hijau, air yang bersih dan sejuk akan terlihat ketika melintasi jembatan panjang Krueng Babahrot. Panorama alam yang sangat indah dan asri ini menjadi pesona dan daya taril tersendiri bagi pengunjung-pengunjung yang datang ke daerah Krueng Babahrot ini denganluas sekitar 8,5 Ha dan juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang pariwisata berupa kantin dan rumah makan.


4.  TUGU PERJUANGAN TEUNGKU PEUKAN

Tugu Perjuangan Teungku Peukan

Tugu Perjuangan Teungku Peukan merupakan Tugu yang terdapat di Kabupaten Aceh Barat Daya yang dibangun untuk mengenang Tengku Peukan yang tewas tanggal 11 September 1926 dalam sebuah penyerangan ke Biyak/ Tangse Belanda di Blangpidie. Teungku Peukan merupakan seorang ulama yang berpengaruh dan kharismatik. Beliau merupakan sosok pejuang perintis kemerdekaan yang pantang menyerah.


5.  TARI RATEB MEUSEUKAT

Tari Rateb Meuseukat

Tari Rateb Meuseukat merupakan salah satu tarian Aceh yang berasal dari Aceh Barat Daya. Nama Rateb Meuseukat berasal dari bahasa Arab yaitu rateb asal kata ratib artinya ibadah dan meuseukat asal kata sakat yang berarti diam.

Tari Rateb Meuseukat ini diciptakan gerak dan gayanya oleh anak Teungku Abdurrahim alias Habib Seunagan (Nagan Raya), sedangkan syair atau ratebnya diciptakan oleh Teungku Chik di Kala, seorang ulama di Seunagan yang hidup pada abad ke XIX. Isi dan kandungan syairnya terdiri dari sanjungan dan puji-pujian kepada Allah dan sanjungan kepada Nabi. Dimainkan oleh sejumlah perempuan dengan pakaian adat Aceh, tari ini banyak berkembang di Meudang Ara Rumoh Baro di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pada mulanya Rateb Meuseukat dimainkan sesudah selesai mengaji pelajaran agama malam hari dan juga hal ini tidak terlepas sebagai media dakwah. Permainannya dilakukan dalam posisi duduk dan berdiri. Pada akhirnya juga permainan Rateb Meuseukat itu dipertunjukkan juga pada upacara agama dan hari-hari besar, upacara perkawinan dan lain-lainnya yang tidak bertentangan dengan agama.

Saat ini, tari ini merupakan tari yang paling terkenal di Indonesia. Hal ini dikarenakan keindahan, kedinamisan dan kecepatan gerakannya. Tari ini sangat sering disalahartikan sebagai tari Saman milik suku Gayo. Padahal antara kedua tari ini terdapat perbedaan sangat jelas. Perbedaan utama antara tari Rateb Meuseukat dengan Tari Saman ada tiga, yaitu :
1. Tari Saman menggunakan bahasa Gayo, sedangan tari Rateb Meuseukat menggunakan bahasa Aceh;
2.  Tari Saman dibawakan oleh laki-laki, sedangkan tari Rateb Meuseukat dibawakan oleh perempuan;
3.  Tari Saman tidak diiringi oleh alat musik, sedangkan tari Rateb Meuseukat diiringi oleh alat musik, yaitu rapa'i dan geundrang.


6.  AIR TERJUN PANTON CUT

 Pesona Air Terjun Panton Cut

Air Terjun Panton Cut merupakan objek wisata yang ramai dikunjungi masyarakat pada akhir pekan. Air terjun Panton Cut ini berlokasi di Desa Jeumpa Panton Mue, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya. Lokasi Wisata ini Luasnya sekitar 35 Ha dan air terjun ini mempunyai ketinggian kurang lebih 5 meter dari alur sungai pegunungan Panton Cut. Segarnya udara alam disekitar lokasi tersebut menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk berwisata.


7.  PANTAI CEMARA INDAH  

Pesona Pantai Cemara Indah

Pantai Cemara Indah merupakan pantai yang selain pasir pantainya yang indah, disini juga tersedia Taman Rekreasi yang merupakan salah satu objek wisata rekreasi keluarga. Pantai Cemara indah ini ramai dikunjungi tidak hanya dari masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya saja, tetapi juga dari luar daerah, terutama dihari-hari libur dan akhir pekan. Lokasi wisata ini sedang dalam tahap pembangunan yang nantinya akan menjadi objek wisata yang terus berkembang. Fasilitas yang tersedia saat ini adalah warung makan, balai tempat berteduh, bangku taman, tempat permainan anak, lapangan olah raga dan musholla. Disamping itu pelayanan sarana air bersih, listrik dan telepon juga tersedia dilokai wisata ini.



8.  PANTAI PUSONG SANGKALAN

Pantai Pusong Sangkalan berjarak 3 Km dari Kota Blangpidie, ibukota Kabupaten Aceh Barat Daya. Pantai Pusong Sangkalan berhadapan dengan Samudera Hindia masih sangat asri bersih, pasirnya yang bersih dan agak kasar.
 
Pesona Pantai Pusong Sangkalan

Nama Pusong digunakan karena di Samudare Hindia dengan jarak 1 Km dari bibir pantai terdapat "Pusong" (Pulau Gosong). Sangkalan adalah nama wilayah permukiman dimana pantai itu berada. Selain nama tersebut pantai ini dikenal juga dengan nama Pantai Bali. Nama pantai Bali sebenarnya bukan nama yang resmi, menurut penduduk setempat banyak yang menyebutnya karena keindahan pantai tersebut tidak kalah indah dengan keindahan pantai di Bali. Ada juga yang berpendapat karena ketika pertama kali dibuka sebagai kawasan wisata, banyak wisata mancanegara yang datang menikmati keindahan pantai dengan bermain selancar dan berjemur ria dengan menggunakan bikini yang dianggap tabu oleh masyarakat setempat, mereka tidak ingin Pantai Pusong Sangkalan dijadikan sebagai kawasan wisata seperti di Bali yang sangat bebas dan merusak tatanan budaya setempat.

Kalau anda mengunjungi pantai ini di pagi hari jam 06.00 sampai dengan jam 10.00 WIB kita akan berkesempatan melihat nelayan tradisional yang sedang "Tarek Pukat" (menjaring ikan dengan pukat yang ditarik dari laut ke darat). Sebuah tontonan yang menarik juga melihat dua kelompok nelayan yang menarik masing-masing ujung pukat ke daratan, Kelompok nelayan yang berjumlah 10 sampai 15 orang ini menarik pukat sambil mengeluarkan suara-suara teriakan kecil dan melantunkan syair-syair yang sangat indah.

Ombaknya yang besar sangat menantang untuk bermain selancar. Air lautnya yang biru sangat indah dan membuat mata betah berlama-lama memandang lautan lepas yang tak bertepi itu. Kebesaran Tuhan semakin dashyat ketika senja hari menikmati indahnya sunset.


9.  PULAU PUSONG SANGKALAN

Pesona Pulau Pusong Sangkalan

Sungguh indah Bumi Aceh, mempunyai berbagai objek alam wisata yang sangat indah, salah satunya adalah Pulau Pusong Sangkalan. Pulau Pusong Sangkalan adalah pulau kecil seluas 1 Km2 yang dulunya hanyalah daratan kecil yang gersang dan dikelilingi hamparan karang yang sangat indah. Hamparan-hamparan karang tersebut dua kali lebih luas dari daratannya dan bila air sedang surut kita bisa berjalan diatasnya dengan air setinggi lutut. Menjelajahi hamparan karang yang sangat indah membuat kita bisa melupakan waktu, kita bisa melihat ikan-ikan karang yang beraneka warna dan bentuk, belum lagi kalau kita menyelam, sungguh akan menemukan taman laut yang sangat luas dan indah serta tentunya masih perawan. Untuk mencapai pulau tersebut saat ini tidak ada angkutan khusus kesana, kita bisa menumpang perahu atau menyewa satu perahu motor sekitar RP. 300.000,00/hari. Sayang sekali obyek wisata yang indah ini masih belum mendapat perhatian baik dari para pengusaha maupun pemerintah daerah setempat. Bahkan bisa dikatakan tidak ada pengelolaan dan publikasi sedikitpun dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya. Padahal obyek wisata ini akan menarik perhatian wisata ini akan menarik perhatian wisatawan lokal bahkan mancanegara yang tentunya bisa menjadi pendapatan daerah dan juga bisa memperbaiki ekonomi masyarakat setempat. 

 

Air Dingin, Obyek Wisata di Aceh Selatan




Air Dingin, Obyek Wisata di Aceh Selatan  Air terjun Air Dingin yang berada di Desa Lhok Pawuh, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan. 


TAPAK TUAN,  Beberapa anak kecil asyik mandi di dekat bebatuan air terjun Air Dingin yang berada di Desa Lhok Pawuh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (25/2). Sementara ibu-ibu sibuk mencuci pakaian di dekat mereka.
Seperti namanya, kondisi air yang mengalir dari Pegunungan Leuser itu terasa segar di kulit. Air terjun itu tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 20 meter. Selain untuk beraktivitas sehari-hari, airnya juga dimanfaatkan sebagai air minum bagi warga di empat desa di dekatnya.
Tarmizi Jamal, Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Selatan, mengatakan, obyek ini dikunjungi ribuan orang dalam setahun, sebagian di antaranya wisatawan asing.
"Ini adalah salah satu dari sejumlah air terjun yang ada di wilayah Aceh selatan. Lainnya seperti Simpali direncanakan akan dipakai adventure tahun depan," ujarnya.
Keberadaan air terjun Air Dingin yang berjarak sekitar 50 meter dari pantai yang juga memiliki nama Air Dingin, tak lepas dari legenda yang berkembang di masyarakat setempat. Air terjun itu dianggap merupakan salah satu tempat permandian putri naga.
Konon di daerah itu ada sepasang naga. Suatu hari puteri tersebut dibuang orangtuanya ke tepi pantai. Sang puteri kemudian ditemukan dan dipelihara oleh sepasang naga. Suatu hari ada nakhoda kapal yang melihat sang puteri bermain di pantai. Sang puteri pun diambil  nahkoda tersebut.
Mendapati anak angkatnya tidak ada, sepasang naga ini kemudian marah dan mencarinya. Melihat puteri ada dalam kapal, naga pun akhirnya berkelahi dengan nakhoda. Perkelahian membuat air laut bergolak dan membahasai seorang yang sedang bersemedi benama Tengku Tuan Tapa.
Tuan Tapa memisahkan perkelahian itu. Tubuh naga rupanya terkena pukulan. Sang naga yang luka akhirnya lari.
Menurut masyarakat, seekor naga akhirnya mati dan seekor lainnya melarikan diri setelah menabrak dan membelah pulau menjadi dua yang sekarang dinamakan Pulau Dua.
Kini bekas hati, darah, dan sisik naga, juga menjadi nama daerah, seperti Desa Batu Merah, Desa Batuhitam, dan Kota Naga.
Di daerah itu pun ada bekas tapak kaki di batu berukuran besar dan makam yang diyakini punya Tuan Tapa.        


KOLEKSI FOTHONYA









                                                                                                                               
                                      

WISATA AIR TERJUN TUJUH TINGKAT

Obyek Wisata Indonesia Air terjun tujuh tingkat di aceh

Satu lagi obyek wisata alam yang ada di Aceh adalah Air Terjun Tujuh Tingkat air terjun ini terletak di Desa Selamat, Kecamatan Tenggulung, Kabupaten Aceh Tamiang, Propinsi Nanggro Aceh Darussalam. Di mana nama dari Tujuh tingakat di ambil dari air terjun yang sesuai dengan jumlah tingkatan yang ada di air Terjun ini. Dimana jika anda berkunjung ke Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat ini anda bisa berenanga bersama keluarga di mana airnya dingin dan sangat segar. Anda tidak usah khawatir air yang berada di sini sangatlah bersih dengan deras terjunanan yang berjumlah tujuh tingkat. Anda juga bisa berjamping di sini di mana di pingir – pingir Air Terjun Tujuh tingakat di kelilingi dengan tempok bati yang aman buat anda meloncat untuk mendapatkan sesansi yang berbeda.
Obyek Wisata Indonesia Air terjun tujuh tingkat di aceh
Obyek Wisata Indonesia Air terjun tujuh tingkat di aceh

Di Air Terjun Tujuh Tingkat ini anda  tidak usah khawatir sudah tersedia tempat- tempat untuk anda yang ingin bersantai saja dengan keluarga dengan udara yang masih segar dan alami.
Jika anda berada di Kota Aceh tidak ada salahnya jika anda mencoba datang dan menikmati pemandangan yang indah dan air yang segar. Di mana Air Terjun Tujuh Tingkat dapat di akses dengan mengunakan kendaraan bermotor.
Jarak dari Ibukota Kabupaten menuju lokasi sekitar 60 km. Kemudian di lanjutkan dengan berjalan kaki menuju kawasan Air Terjun Tujuh Tingkat di mana sepanjang perjalanan anda dapat menikmati pemandangan yang masih sangat alami sekali.


KOLEKSI FOTHO AIR TERJUN TINGAT TUJUH ACEH SELATAN






 

 


Objek Wisata Kolam Renang Aroya Tapak Tuan

Aceh Selatan – Kota Tapak Tuan diberkahi Sang Pencipta dengan alamnya yang indah nan mempesona, hampir di seluruh sudut kota ini menyuguhkan keindahan panorama alamnya, dan kondisi ini dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menarik minat para wisatawan berkunjung ke kota naga ini.
Selain untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) keberadaan tempat-tempat wisata ini juga bisa menunjang perekonomian masyarakat setempat.
Salah satunya adalah wisata kolam renang Aroya, objek wisata yang satu ini terletak di Desa Lhok Bengkuang yang berjarak 2 Km dari kota Tapak Tuan. Dengan luas lahan sebesar 2 Ha, di dalam objek wisata kolam renang Aroya ini terdapat fasilitas kolam renang, toilet, musholla, kolam pemancingan dan rumah makan/warung.
Bagi para pengunjung yang ingin masuk, cukup membayar Rp1000 saja, dengan harga yang sangat murah itu pengunjung sudah bisa menikmati semua fasilitas yang ada di dalam kolam renang Aroya ini, dan anda bisa mandi sepuasnya.
 Objek wisata ini dikelola secara pribadi oleh Amrizal selaku pemilik tempat wisata ini, kolam renang yang mulai dibangunnya sejak tahun 2001 lalu, dulunya hanya memiliki 1 kolam renang saja, kini semakin berkembang dan sudah memiliki 4 buah kolam untuk memanjakan para pengunjung, dimana 1 kolam renang khusus buat anak-anak dan selebihnya untuk orang dewasa dan 1 kolam pemancingan.
Kolam ikan yang ada didalamnya diperuntukkan bagi pengunjung yang hobi memancing, tidak ada tambahan harga jika mau mencoba fasilitas yang satu ini, kecuali ikan hasil tangkapannya ingin anda bawa pulang.
Rahman, pengunjung kolam renang ini mengatakan kalau dirinya itu sering ketempat ini bahkan bisa dibilang rutin. “Saya suka berenang, jadi saya sering kemari untuk berenang,” ungkapnya.
Untuk lebih membuat para wisatawan betah berlama-lama disini, pihak pengelola juga menyediakan beragam kuliner seperti mie, pisang goreng, minuman ringan, makanan ringan dan lain-lain. Wah, patut dikunjungi nih! ;)
                                                                                                


Objek Wisata Panjupian Aceh Selatan di Sesaki Pengunjung









Objek wisata Panjupian terletak 6 Km dari tapaktuan pusat ibukota Aceh Selatan,  yang di tata dengan pembuatan kolam-kolam pemandian yang dilengkapi dengan pondok-pondok wisata, warung, tempat solat dan berbagai fasilitas  lainnya.
Momentum liburan ini juga dijadikan sebagai wadah untuk menjalin silahturahmi dengan sesama warga lain, apalagi masih dalam suasana Idul Adha.
Tradisi menghabiskan liburan dengan bersantai dan makan-makan itu tidak hanya digemari oleh kaum muda saja, namun juga kalangan orang tua serta anak-anak. Membludaknya para pengunjung di sejumlah objek wisata membuat arus lalu lintas menjadi padat bahkan terjadi kemacetan.
Ramai pengunjung membuat pendapatan pengelola cafe wisata panjupian bertambah, “Setiap harinya pendapatan hanya berkisar Rp.100 ribu  hingga Rp.300 ribu, jika hari libur ataupun momentum liburan Idul Adha dan Idul Fitri mencapai 2 juta rupiah per harinya,” Kata Ibrahim Pemilik Kolam
Kata Ibrahim pengunjung yang ingin mandi di kolam dikutip per orang nya Rp.1000 rupiah, namun kita tidak membatasi lamanya pengunjung di dalam kolam tersebut.
Lebih lanjut dikatakan mengenai masalah pajak pemerintah tidak mengutip biaya, namun dia berharap agar pemerintah setempat harus memperhatikan obejk wisata ini.
“Pemerintah tidak mengutip dana, dan pembuatan kola mini pakai duit sendiri, saya berharap agar pemerintah bisa memberdayakan wisata ini, jika perlu ada penambahan dan memberi bantuan kepada masyarakat agar bisa dikelola dengan baik,” katanya.


KOLEKSI FOTO PANJUPIAN






Objek Wisata di Aceh Barat Daya Diserbu Pengunjung Luar Kota

BLANGPIDIE – Menikmati hari libur bersama keluarga di hari pertama pada bulan Januari 2013, beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu pengunjung dari berbagai daerah. Beberapa objek wisata pantai seperti Pantai Cemara Indah


NASRUDDIN | ATJEHPOSTcom
BLANGPIDIE – Menikmati hari libur bersama keluarga di hari pertama pada bulan Januari 2013, beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu pengunjung dari berbagai daerah.
Beberapa objek wisata pantai seperti Cemara Indah di Gampong Pulau Kayu Kecamatan Susoh, termasuk pilihan warga untuk menikmati hari libur. Namun di pagar lokasi wisata tersebut yang tidak terlalu jauh dengan kantor Dinas Syariat Islam dipajang spanduk tentang peringatan wisata islami.
Begitu juga di Pantai Jilbab, yang sudah dipenuhi oleh pengunjung dari Abdya dan luar kabupaten Abdya. Pengunjung dari kabupaten Nagan Raya dan Aceh Selatan datang ke daerah tersebut untuk menikmati liburan. Mereka datang dengan mobil jenis L300 pick up. Menikmati hari libur bersama keluarga suatu hal yang lumrah bahkan sering terlihat setiap hari libur.
Pantauan ATJEHPOSTcom hari ini, Selasa, 1 Januari 2013 di Pantai Jilbab beberapa mobil terlihat pakir di bawah pohon cemara. Para pedagang musiman pun muncul begitu saja untuk memanfaatkan momen tersebut.
Sepanjang Pantai Jilbab pemondokan atau jambo yang disediakan terlihat penuh. Bahkan ada juga yang hanya duduk di atas sepeda motor sambil memandang laut dan menikmati angin laut di bawah pohon cemara.
Selain di pantai Cemara Indah, Pantai Jilbab, Teupin Mane, dan Pucok Krueng Alue. Masyarakat juga j mengunjungi wisata Bendungan Irigasi Kuta Tinggi di Kecamatan Blangpidie, Kreung Babahrot Kecamatan Babahrot, Krueng Baru kecamatan Lembah Sabil dan juga Pasi Manggeng kecamatan Manggeng.
Namun juga tidak sedikit warga Aceh Barat Daya yang memilih menghabiskan hari libur tahun baru ini ke Meulaboh dan Aceh Selatan.[] (ihn)
- See more at: http://atjehpost.com/read/2013/01/01/33661/19/19/Objek-Wisata-di-Aceh-Barat-Daya-Diserbu-Pengunjung-Luar-Kota#sthash.AeGi38g6.dpuf

Objek Wisata di Aceh Barat Daya Diserbu Pengunjung Luar Kota

BLANGPIDIE – Menikmati hari libur bersama keluarga di hari pertama pada bulan Januari 2013, beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu pengunjung dari berbagai daerah. Beberapa objek wisata pantai seperti Pantai Cemara Indah


NASRUDDIN | ATJEHPOSTcom
BLANGPIDIE – Menikmati hari libur bersama keluarga di hari pertama pada bulan Januari 2013, beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu pengunjung dari berbagai daerah.
Beberapa objek wisata pantai seperti Cemara Indah di Gampong Pulau Kayu Kecamatan Susoh, termasuk pilihan warga untuk menikmati hari libur. Namun di pagar lokasi wisata tersebut yang tidak terlalu jauh dengan kantor Dinas Syariat Islam dipajang spanduk tentang peringatan wisata islami.
Begitu juga di Pantai Jilbab, yang sudah dipenuhi oleh pengunjung dari Abdya dan luar kabupaten Abdya. Pengunjung dari kabupaten Nagan Raya dan Aceh Selatan datang ke daerah tersebut untuk menikmati liburan. Mereka datang dengan mobil jenis L300 pick up. Menikmati hari libur bersama keluarga suatu hal yang lumrah bahkan sering terlihat setiap hari libur.
Pantauan ATJEHPOSTcom hari ini, Selasa, 1 Januari 2013 di Pantai Jilbab beberapa mobil terlihat pakir di bawah pohon cemara. Para pedagang musiman pun muncul begitu saja untuk memanfaatkan momen tersebut.
Sepanjang Pantai Jilbab pemondokan atau jambo yang disediakan terlihat penuh. Bahkan ada juga yang hanya duduk di atas sepeda motor sambil memandang laut dan menikmati angin laut di bawah pohon cemara.
Selain di pantai Cemara Indah, Pantai Jilbab, Teupin Mane, dan Pucok Krueng Alue. Masyarakat juga j mengunjungi wisata Bendungan Irigasi Kuta Tinggi di Kecamatan Blangpidie, Kreung Babahrot Kecamatan Babahrot, Krueng Baru kecamatan Lembah Sabil dan juga Pasi Manggeng kecamatan Manggeng.
Namun juga tidak sedikit warga Aceh Barat Daya yang memilih menghabiskan hari libur tahun baru ini ke Meulaboh dan Aceh Selatan.[] (ihn)
- See more at: http://atjehpost.com/read/2013/01/01/33661/19/19/Objek-Wisata-di-Aceh-Barat-Daya-Diserbu-Pengunjung-Luar-Kota#sthash.AeGi38g6.dpuf
                                                                                                                                       Oleh : Hendy Hy

Objek Wisata di Aceh Barat Daya Diserbu Pengunjung Luar Kota

BLANGPIDIE – Menikmati hari libur bersama keluarga di hari pertama pada bulan Januari 2013, beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu pengunjung dari berbagai daerah. Beberapa objek wisata pantai seperti Pantai Cemara Indah


NASRUDDIN | ATJEHPOSTcom
BLANGPIDIE – Menikmati hari libur bersama keluarga di hari pertama pada bulan Januari 2013, beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu pengunjung dari berbagai daerah.
Beberapa objek wisata pantai seperti Cemara Indah di Gampong Pulau Kayu Kecamatan Susoh, termasuk pilihan warga untuk menikmati hari libur. Namun di pagar lokasi wisata tersebut yang tidak terlalu jauh dengan kantor Dinas Syariat Islam dipajang spanduk tentang peringatan wisata islami.
Begitu juga di Pantai Jilbab, yang sudah dipenuhi oleh pengunjung dari Abdya dan luar kabupaten Abdya. Pengunjung dari kabupaten Nagan Raya dan Aceh Selatan datang ke daerah tersebut untuk menikmati liburan. Mereka datang dengan mobil jenis L300 pick up. Menikmati hari libur bersama keluarga suatu hal yang lumrah bahkan sering terlihat setiap hari libur.
Pantauan ATJEHPOSTcom hari ini, Selasa, 1 Januari 2013 di Pantai Jilbab beberapa mobil terlihat pakir di bawah pohon cemara. Para pedagang musiman pun muncul begitu saja untuk memanfaatkan momen tersebut.
Sepanjang Pantai Jilbab pemondokan atau jambo yang disediakan terlihat penuh. Bahkan ada juga yang hanya duduk di atas sepeda motor sambil memandang laut dan menikmati angin laut di bawah pohon cemara.
Selain di pantai Cemara Indah, Pantai Jilbab, Teupin Mane, dan Pucok Krueng Alue. Masyarakat juga j mengunjungi wisata Bendungan Irigasi Kuta Tinggi di Kecamatan Blangpidie, Kreung Babahrot Kecamatan Babahrot, Krueng Baru kecamatan Lembah Sabil dan juga Pasi Manggeng kecamatan Manggeng.
Namun juga tidak sedikit warga Aceh Barat Daya yang memilih menghabiskan hari libur tahun baru ini ke Meulaboh dan Aceh Selatan.[] (ihn)
- See more at: http://atjehpost.com/read/2013/01/01/33661/19/19/Objek-Wisata-di-Aceh-Barat-Daya-Diserbu-Pengunjung-Luar-Kota#sthash.AeGi38g6.dpuf

Objek Wisata di Aceh Barat Daya Diserbu Pengunjung Luar Kota

BLANGPIDIE – Menikmati hari libur bersama keluarga di hari pertama pada bulan Januari 2013, beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu pengunjung dari berbagai daerah. Beberapa objek wisata pantai seperti Pantai Cemara Indah


NASRUDDIN | ATJEHPOSTcom
BLANGPIDIE – Menikmati hari libur bersama keluarga di hari pertama pada bulan Januari 2013, beberapa objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) diserbu pengunjung dari berbagai daerah.
Beberapa objek wisata pantai seperti Cemara Indah di Gampong Pulau Kayu Kecamatan Susoh, termasuk pilihan warga untuk menikmati hari libur. Namun di pagar lokasi wisata tersebut yang tidak terlalu jauh dengan kantor Dinas Syariat Islam dipajang spanduk tentang peringatan wisata islami.
Begitu juga di Pantai Jilbab, yang sudah dipenuhi oleh pengunjung dari Abdya dan luar kabupaten Abdya. Pengunjung dari kabupaten Nagan Raya dan Aceh Selatan datang ke daerah tersebut untuk menikmati liburan. Mereka datang dengan mobil jenis L300 pick up. Menikmati hari libur bersama keluarga suatu hal yang lumrah bahkan sering terlihat setiap hari libur.
Pantauan ATJEHPOSTcom hari ini, Selasa, 1 Januari 2013 di Pantai Jilbab beberapa mobil terlihat pakir di bawah pohon cemara. Para pedagang musiman pun muncul begitu saja untuk memanfaatkan momen tersebut.
Sepanjang Pantai Jilbab pemondokan atau jambo yang disediakan terlihat penuh. Bahkan ada juga yang hanya duduk di atas sepeda motor sambil memandang laut dan menikmati angin laut di bawah pohon cemara.
Selain di pantai Cemara Indah, Pantai Jilbab, Teupin Mane, dan Pucok Krueng Alue. Masyarakat juga j mengunjungi wisata Bendungan Irigasi Kuta Tinggi di Kecamatan Blangpidie, Kreung Babahrot Kecamatan Babahrot, Krueng Baru kecamatan Lembah Sabil dan juga Pasi Manggeng kecamatan Manggeng.
Namun juga tidak sedikit warga Aceh Barat Daya yang memilih menghabiskan hari libur tahun baru ini ke Meulaboh dan Aceh Selatan.[] (ihn)
- See more at: http://atjehpost.com/read/2013/01/01/33661/19/19/Objek-Wisata-di-Aceh-Barat-Daya-Diserbu-Pengunjung-Luar-Kota#sthash.AeGi38g

Add caption